Satyam Eva Jayate
Membawa semangat Satyam Eva Jayate, DPC PDIP Bone Bolango gelar aksi Jaga Pertiwi. Muhlis Lakodi ingatkan bahaya krisis iklim berkaca dari bencana Sumatera/MPPbonbol.id

Gaungkan Satyam Eva Jayate, Muhlis Lakodi Pimpin Aksi Jaga Pertiwi di Tepi Sungai Bulango

MPPbonbol.id – Semangat Satyam Eva Jayate (kebenaran pasti menang) menjadi landasan moral bagi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bone Bolango dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. Tidak dengan pesta pora, kader banteng Bone Bolango memilih turun ke lumpur, menyusuri bantaran Sungai Bulango di Desa Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Minggu, 25 Januari 2026.

Satyam Eva Jayate
Membawa semangat Satyam Eva Jayate, DPC PDIP Bone Bolango gelar aksi Jaga Pertiwi. Muhlis Lakodi ingatkan bahaya krisis iklim berkaca dari bencana Sumatera/MPPbonbol.id

Aksi penanaman pohon ini menjadi titik temu kolaborasi lintas struktur partai. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC) dari Bulango Selatan, Tapa, dan Bulango Utara, serta didukung penuh oleh pengurus DPD Provinsi Gorontalo dan DPC Kota Gorontalo.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Bone Bolango Sukses Gelar Musancab VI, Muhlis Lakodi: Momentum Kembalikan Kejayaan Partai!

Ketua DPC PDI Perjuangan Bone Bolango, Muhlis Lakodi, dalam keterangannya kepada tim media menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Ia menyebutnya sebagai alarm kesadaran di tengah kondisi ekologis nusantara yang kian kritis.

“Kegiatan ini murni untuk memeriahkan HUT Ibu Ketua Umum Hj. Megawati Soekarnoputri. Namun, lebih dari itu, ini adalah tanggung jawab moral dalam rangka Jaga Pertiwi. Kita harus sadar, pertiwi sedang tidak baik-baik saja,” ungkap Muhlis di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  4 Poin Penting Pemutakhiran Data Parpol, KPU Bone Bolango Sambangi PDIP
Satyam Eva Jayate
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bone Bolango saat melakukan penanaman pohon sebagai wujud aksi merawat pertiwi. Minggu, 25/01/2026/MPPbonbol.id

Muhlis menyoroti rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah barat Indonesia sebagai peringatan keras (early warning) bagi Gorontalo. Ia secara spesifik menyebut tragedi longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh sebagai contoh nyata dampak kerusakan lingkungan yang tidak boleh terulang di tanah kelahirannya.

Baca Juga :  Perkuat Barisan Jelang Musancab, Bone Bolango "Membara" Disambangi Tokoh-Tokoh Partai PDI Perjuangan Gorontalo

“Bencana di Sumatera adalah akibat rusaknya lingkungan. Instruksi Ibu Ketua Umum menjadi sangat penting dan wajib kita laksanakan agar daerah Gorontalo pada umumnya, dan Bone Bolango pada khususnya, tidak mengalami nasib tragis yang sama,” tegas politisi yang akrab disapa Pak Ketua ini.

Aksi lingkungan yang menyita perhatian warga sekitar ini diharapkan mampu menjadi sabuk pengaman alami (green belt) yang memitigasi risiko erosi sungai yang kerap mengancam pemukiman. Menutup pembicaraan, Muhlis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan cinta lingkungan sebagai gaya hidup baru.

“Makanya, mari saya mengajak kita semua untuk mencintai lingkungan. Mari kita rawat pertiwi sebelum alam memaksa kita untuk sadar dengan cara yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Merdeka...!!