MPPbonbol.id – Misi kemanusiaan di jalur maritim kembali digulirkan oleh armada kesehatan PDI Perjuangan. Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati dilaporkan telah resmi lepas sandar dari Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, menuju Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara.
Kabar keberangkatan kapal medis ini disampaikan melalui unggahan akun media sosial Facebook, Lusia Rosalina. Dalam keterangannya, disebutkan bahwa kapal bertolak pada Jumat malam, 16 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.
Menurut Lusia, perjalanan ini diperkirakan memakan waktu tempuh yang cukup panjang di lautan, yakni sekitar 112 jam. Ia menekankan bahwa durasi tersebut merupakan bukti keteguhan hati para awak dan tenaga medis yang bertugas.
“Perjalanan laut sepanjang kurang lebih 112 jam bukan sekadar waktu tempuh, melainkan bukti keteguhan hati para tenaga medis, awak kapal, dan seluruh tim yang mengabdi tanpa lelah,” tulis Lusia dalam unggahannya.
Kapal ini membawa misi untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang sulit terjangkau. Lusia menyebut kapal ini lebih dari sekadar moda transportasi laut, melainkan sebuah simbol gotong royong.
“Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati bukan hanya sebuah kapal, tetapi simbol keberpihakan, gotong royong, dan komitmen PDI Perjuangan dalam menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pesisir,” lanjut kutipan tersebut.
Unggahan tersebut ditutup dengan harapan agar pelayaran menembus gelombang ini berjalan lancar dan seluruh kru diberikan keselamatan hingga kembali dengan cerita pengabdian.
“Berlayarlah dengan aman, pulanglah dengan cerita pengabdian. Merdeka,” pungkas Lusia.








Leave a Reply