MPPbonbol.id – DPD PDI PERJUANGAN Bidang Ekonomi Kreatif & Ekonomi Digital meluncurkan Komik Patriotik 23 Januari 1942 sebagai medium edukasi sejarah yang relevan bagi generasi muda. Komik ini mengangkat peristiwa 23 Januari 1942 di Gorontalo, saat Nani Wartabone memimpin pengambilalihan kekuasaan dari tangan kolonial dan mengibarkan Merah Putih sebagai simbol kemerdekaan.
Pembuatan komik yang di inisiasi oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Rian Nteseo, berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan spirit nasionalis yang mulai terlupakan, mudah dipahami, dan dekat dengan keseharian anak muda. Sejarah lokal kerap terpinggirkan dalam buku pelajaran formal. Komik dipilih sebagai format visual yang kuat, ringkas, dan komunikatif.
Tujuan utama komik 23 Januari adalah memperkuat literasi sejarah politik di kalangan generasi muda. Komik ini menempatkan pemuda sebagai aktor utama perubahan, bukan sekadar penonton sejarah. Nani Wartabone ditampilkan bukan sebagai tokoh mitologis, tetapi sebagai anak muda dengan keberanian, kesadaran politik, dan keberpihakan pada rakyat.
Komik ini juga bertujuan melawan apatisme politik. Senada dengan pesan Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan bahwa jangan sekali kali melupakan sejarah, sejarah patriotik 23 Januari 1942 menunjukkan bahwa politik lahir dari keberanian bersikap dan bertindak. Perlawanan di Gorontalo menjadi bukti bahwa kemerdekaan tidak hanya diproklamasikan di pusat, tetapi diperjuangkan di daerah oleh rakyat sendiri.
“Secara komunikatif, komik ini dirancang bersama Fahcry Fabanyo, komikus dari Tokuwella Creative dengan bahasa yang sederhana, alur naratif cepat, dan visual yang kuat. Pendekatan ini diharapkan mampu menjembatani jarak antara sejarah dan generasi digital tanpa menghilangkan kedalaman makna peristiwa.” ujar Rian Nteseo, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo yang menjadi konseptor sekaligus inisiator pembuatan komik patriotik.
Melalui komik 23 Januari, sejarah tidak lagi menjadi catatan masa lalu, tetapi sumber nilai untuk membangun kesadaran kebangsaan, keberanian politik, dan tanggung jawab sebagai warga negara hari ini.
Sumber sejarah juga didapatkan dari literatur sejarah & wawancara mendalam bersama cucu Almarhum Nani Wartabone yang juga Ketua Yayasan 23 Januari, Bapak Kris Wartabone.
“Komiknya akan dibagikan secara gratis dan bisa di download lewat laman website www.mppbonbol.id ditanggal 23 Januari 2026. Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Nani Wartabone, dan seluruh pihak yang membantu pembuatan komik patriotik ini. Harapannya semoga komik ini bisa menjadi kado istimewa untuk masyarakat Provinsi Gorontalo khususnya anak muda, dan juga keluarga besar dari para tokoh yang terlibat dalam 23 Januari. Karena dalam credit titel nya, kami juga mencantumkan nama-nama pasukan rimba yang saat itu berjuang bersama Pak Nani Wartabone.”
Ucapan terima kasih juga untuk Ketua DPD PDI Perjuangan, Bapak Laode Haimudin, yang dengan penuh semangat memberikan support moril selama proses pembuatan komik patriotik.











Leave a Reply